Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2014

Peri Hujan dan Cinta Yang Tak Tersampaikan

             Salah seorang temanku belakangan ini bertingkah seperti anak kecil, tepatnya saat musim hujan datang. Dia berkata bahwa akan ada peri hujan saat kau sedang meneduh sendirian. Peri itu akan membawakanmu seorang pangeran untuk menemanimu meneduh dan jika kau beruntung maka suatu hari kalian akan menikah. Aku lama-lama mulai mual mendengar ceritanya. Kami memang mahasiswa jurusan sastra tapi sastrawan sekalipun tidak akan membawa imajinasinya ke kehidupan nyata, jika sudah seperti itu maka dia orang gila. Dia sebenarnya adalah seorang perempuan lajang yang beberapa kali membaca karya Sylvia Plath atau beberapa tulisan Dewi Lestari tapi entah kenapa saat musim hujan datang dia bukannya terserang flu tetapi malah terserang dongeng yang entah dia dapat dari mana.                 “Kamu tahu? Diantara jutaan bulir hujan itu ada beberapa peri yang datang membawakan panger...