Langsung ke konten utama

Postingan

7 Artis yang Menikah Setelah Usia 30, Bukti Kalau Jodoh Pasti Bertemu

Banyak orang yang merasa insecure karena belum menemukan jodoh di usia yang menurut orang lain sudah melewati usia yang ideal. Bisa jadi ia merasa minder hingga memiliki tingkat kepercayaan diri yang rendah karena merasa dirinya tak cukup baik dari segi penampilan maupun secara mental. Padahal orang yang memiliki kualitas baik sekalipun tetap memiliki kemungkinan untuk menemukan jodoh dalam waktu yang tak sebentar kok. Bahkan beberapa artis yang mungkin kamu lihat serba sempurna juga ada yang memutuskan tak buru-buru menikah. Beberapa artis ada yang memutuskan menikah setelah usianya lebih dari 30 tahun. Meskipun mungkin dianggap melewati usia ideal tapi buktinya mereka baik-baik saja dan mendapatkan pasangan yang sesuai dengan keinginannya. Kita simak yuk, Sister siapa saja! 1. Sandra Dewi menikah dengan konsep Disney di umur 33 tahun Artis cantik Sandra Dewi pernah curhat bahwa ia berkali-kali ditanyai kapan menikah lo, Sister. Alasannya sih katanya karena ia jarang tampak ...
Postingan terbaru

Wanita Mandiri Punya 8 Kualitas Ini, Apakah Kamu Salah Satunya?

Banyak perempuan yang ingin disebut sebagai wanita mandiri atau memberikan klaim seipihak bahwa ia adalah wanita yang mandiri demi terlihat keren di mata orang lain. Padahal tidak semua wanita bisa disebut wanita yang mandiri hanya karena ia menghabiskan waktu duduk di pojokan coffee shop sendirian lo. Wanita mandiri adalah mereka yang mampu berdiri di kaki sendiri tanpa harus tergantung dengan orang lain. Walaupun banyak yang mengatakan perempuan yang mampu mengerjakan banyak hal sendiri justru ditakuti laki-laki, kamu tak perlu khawatir dengan ancaman ini. Pasalnya, wanita yang mandiri akan mendapatkan laki-laki yang cocok juga dengan dirinya. Justru, karena kamu bisa diandalkan dan tidak sering merepotkan, kamu bisa lebih menarik perhatian. Sehingga kamu tak perlu menurunkan standar. Lalu sebenarnya bagaimana ciri-ciri wanita mandiri ini? Simak yuk, Sister! 1. Wanita mandiri tidak takut membuat keputusannya sendiri Seringkali hidup menyajikan berbagai permasalahan yang ...

3 Puisi untuk Hari Puisi Sedunia

Saya tidak tahu apa anggapan orang terhadap seseorang yang menyukai puisi. Saya mulai menulis puisi entah sejak kapan dan saya masih menyimpan kumpulan buku puisi yang saya tulis sendiri dari jaman SMP. Dalam rangka Hari Puisi Sedunia yang sebenarnya sudah lewat beberapa menit lalu, saya ingin menyalinnya di sini. Puisi yang saya tulis ketika SMP, SMA, dan yang baru saya tulis kemarin setelah bercerita dengan seorang teman. 1. Puisi pertama ini saya tulis kemarin malam setelah keseringan saling bercerita Mari Bercerita Mari bercerita Tentang mimpi-mimpimu dan Jakarta Tentang laki-laki yang saya tidak punya ide harus seperti apa Tentang lampu-lampu di jalanan, di panggung hiburan, atau di pantat kunang-kunang Hal yang dari dulu kamu suka Berceritalah Perihal kekhawatiran akan segala hal yang bahkan  bukan bagianmu, Macetnya jalanan, Atasan yang menyebalkan atau anak magang yang berani-beraninya menggodaimu Saya akan tetap memasang telinga, dan kadang ...

Hari Perempuan Internasional yang Sudah Lewat

Beberapa hari lalu adalah Hari Perempuan Internasional. Biasanya saya bukan orang yang peduli terhadap hal-hal seperti ini. Bahkan kalau ngetwit atau ngeblog bahas hal-hal seperti ini bikin kelihatan keren, mending saya kelihatan bego dengan twit saya yang nggak bermuatan nilai sosial. Akan tetapi, di umur yang bahasan utamanya adalah memantaskan diri ini, saya mulai insecure terhadap hal-hal yang menyangkut “perempuan” “wanita idaman” “calon istri yang baik” dan sebagainya. Semalam, saya bersama geng anak bungsu generasi Y mengobrol sambil makan seblak. Karena anak-anak bungsu ya jadinya kami agak santai karena nggak banyak tuntutan. Hal itu yang mendorong ke arah nggak mau keluar dari zona nyaman. Padahal setelah saya pikir-pikir perempuan yang oke bukan hanya dia yang mikirin karir. Pasti ukurannya bakalan beda-beda tiap orang. Saya baru saja stalking seorang PR Ismaya Live yang tahun lalu datang ke acara Summer Sonic buat nonton Radiohead. Iri juga sih. Mungkin buat saya it...

Do I Live in My Dream?

Almost . Ya at least , ini penjajakan dulu lah ya. Saya menulis ini ditemani Daydreaming dari Radiohead di Spotify.  Dulu ibu saya berkata “Arum itu dulu cita-citanya sederhana. Mudik.” Sounds weird tapi sampai umur segini—meskipun dikatakan dengan frasa yang berbeda—cita-cita saya tetap sama.  Dulu saya ingin ke Jogja karena ingin menjadi penulis tapi ternyata menulis sulit sehingga saya memperbanyak membaca dulu biar tulisannya nggak terlalu teenlit . Because your writing is what you read . Apalagi menjadi anak sastra. Setelah membaca karya-karya Pramoedya, Eka Kurniawan, Aan Mansyur, Paulo Coelho, Murakami, Scott Fizgerald, Charles Dickens, Cecelia Ahern, dll, saya jadi merasa harus perbanyak membaca, terutama buku-buku non-fiksi. Kembali ke  pernyataan pembuka tulisan ini. Saya hampir hidup di mimpi saya atau mungkin udah (?) meskipun baru percobaan. Pergi ke kantor memakai outfit lucu tanpa seragam dan harus formal, mendengarkan radio di meja kerja—yang playl...

~~~

It's been along time since the last time seating in front of someone in a coffee shop talking about books and their author, sharing some similar jokes, planning about going to a concert, flirting each other and doing other couple do like in a romance book. I ordered cappuccino at our first date, he ordered cafe latte. "May I have the sugar?"when he saw I did't pour it to my glass. Since then I knew that I didn't need sugar anymore to make my life sweet. But just now, I feel its bitterness. He had taken all my sugar.

A House

I'm imagining building a not really big yet cozy and very comfortable house where I'm surrounded by love and affection. It's designed to save me from any kind of broken heart. The roof is made of your messy hair and the room where I can take a rest is made of your arms. It's your hug.