Second day TM, we have to attend a 'pitulasan ceremony' to commemorate Indonesia's independence day and to welcome the freshmens. Yes, us. Jadi di hari tersebut kami berkumpul di depan C13 jam 05.30 an sesuai gugus yang udah dibagi dan kami neriakin yel-yel yang udah dihapalin, setelah itu secara berurutan kami digiring ke lapangan kebetulan saya dapet tempat di belakang---ya nggak belakang-belakang banget sih, soalnya yang belakang-belakang dipakai buat yang pake pita--- cuman bisa denger suara tratakdungces (read:marching band) dan suara pak rektor serta suara derap sepatu para paskibra tanpa bisa melihat wujudnya #nasibkurangtinggi. Sebelumnya seseorang menyuruh semua maba meletakkan almamaternya di sebelah kanan, ditaruh di tanah. And you know? That field was full of dusk. Oh meeen sebagai seorang maba kita pasti nggak tega almamater yang baru didapet udah disuruh diletakin di tanah kan? mereka harus bergulat dengan debu, semoga mereka nggak bersin-bersin, aamiin. Seben...
Let's have a sisters date by talking about everything you like and worry