Hari Jumat kemarin saya ke sekolah sudah dengan predikat 'alumni'. Banyak teman lama yang ingin saya temui, tapi sampai di sekolah mendadak saya sadar bahwa teman-teman saya sudah banyak yang bekerja atau melanjutkan sekolah di luar kota, terutama teman-teman dekat saya. Kami, saya dan teman-teman yang masih tersisa, menunggu cukup lama disana. Wali kelas kami di kelas XII tampak sedang sibuk sehingga menyuruh kami untuk bersabar.
Beberapa waktu kemudian, bu guru wali kelas kami memanggil dan kami mengikuti dengan langkah yang cepat untuk menyeimbangi langkah beliau. Sampai di ruang kantor kami mengantri untuk mendapat ijazah dll dan seperti anak yang baru lulus pada umumnya saya mendapat pertanyaan "Sekarang di mana, Nurma?" dan saya dengan sedikit bosan menjawab pertanyaan tersebut untuk yang ke 9.578.482 kalinya. Tidak, tidak sebanyak itu sebenarnya "Di Jogja, Bu". Tiba giliran saya untuk menandatangani beberapa lembar kertas, kemudian setelah mendapat satu paket yang isinya belum saya ketahui saya pulang, menggeletakkan mereka begitu saja di dalam kamar. Tadi pagi saya iseng membuka paket itu, isinya ijazah, skhun, sertifikat-sertifikat, dan hey sesuatu berwarna ungu khas SMK 1 itu menarik perhatianku. Covernya bagus, ada tulisan "speicher buch una storia d'amore" yang saya tidak tahu artinya. Saya cepat-cepat membuka plastik yang membungkusnya. Ternyata sebuah annual book.
Saya membuka lembar demi lembar halaman dan memandangi cukup lama diantara halaman-halaman berisi foto-foto anak kelas AK3, sekarang teman-teman itu sudah banyak di perantauan. Jarang kami dapat berkomunikasi karena waktu yang terbatas, maklum sekarang mereka sibuk. Memori-memori saat di bangku sekolah menghampiri pikiran saya, ketika kami sedang bandel, rajin, bergosip maksudku bertukar pikiran, mem-bully teman yang lain, bercanda, marahan. Ah senang sekali dapat mengenal dan sekelas dengan mereka selama tiga tahun. Saya menyimpannya di rak dengan buku yang lain. Annual book itu yang akan mengingatkan kisah tentang kami yang dulu pernah berjuang bersama-sama.
Beberapa waktu kemudian, bu guru wali kelas kami memanggil dan kami mengikuti dengan langkah yang cepat untuk menyeimbangi langkah beliau. Sampai di ruang kantor kami mengantri untuk mendapat ijazah dll dan seperti anak yang baru lulus pada umumnya saya mendapat pertanyaan "Sekarang di mana, Nurma?" dan saya dengan sedikit bosan menjawab pertanyaan tersebut untuk yang ke 9.578.482 kalinya. Tidak, tidak sebanyak itu sebenarnya "Di Jogja, Bu". Tiba giliran saya untuk menandatangani beberapa lembar kertas, kemudian setelah mendapat satu paket yang isinya belum saya ketahui saya pulang, menggeletakkan mereka begitu saja di dalam kamar. Tadi pagi saya iseng membuka paket itu, isinya ijazah, skhun, sertifikat-sertifikat, dan hey sesuatu berwarna ungu khas SMK 1 itu menarik perhatianku. Covernya bagus, ada tulisan "speicher buch una storia d'amore" yang saya tidak tahu artinya. Saya cepat-cepat membuka plastik yang membungkusnya. Ternyata sebuah annual book.
Saya membuka lembar demi lembar halaman dan memandangi cukup lama diantara halaman-halaman berisi foto-foto anak kelas AK3, sekarang teman-teman itu sudah banyak di perantauan. Jarang kami dapat berkomunikasi karena waktu yang terbatas, maklum sekarang mereka sibuk. Memori-memori saat di bangku sekolah menghampiri pikiran saya, ketika kami sedang bandel, rajin, bergosip maksudku bertukar pikiran, mem-bully teman yang lain, bercanda, marahan. Ah senang sekali dapat mengenal dan sekelas dengan mereka selama tiga tahun. Saya menyimpannya di rak dengan buku yang lain. Annual book itu yang akan mengingatkan kisah tentang kami yang dulu pernah berjuang bersama-sama.
Komentar
Posting Komentar