Aku membaringkan tubuhku di beranda dan melamun. Hidup tidak pernah sederhana. Mataku mengamati langit-langit dengan kayu jati lalu mengalihkannya ke kayu-kayu di pohon yang berderet di sekitar rumah ini. Tuhan menciptakan pohon untuk kemudian manusia menjadikannya bahan bangunan, tentu melewati berbagai proses. Aku memindahkan pandanganku ke awan-awan yang mungkin di setiap bentuknya memiliki arti bahkan para ilmuan telah menamainya berbeda-beda sesuai dengan cirri-ciri tertentu. Awan hari ini putih bersih dan tenang. Aku pikir ini akan menjadi hari yang indah karena semuanya normal. Orang-orang entah di bagian mana sedang pergi berselancar, seorang gadis muda mungkin sedang melakukan perawatan untuk memutihkan tubuhnya, sedang yang lain berjemur untuk mendapat kulit yang mereka bilang eksotis. Aku sendiri memeilih berbaring berbaring seperti ini. Liburanku seperti biasa, melakukan pekerjaan rumah di pagi hari dan ke...
Let's have a sisters date by talking about everything you like and worry