Langsung ke konten utama

#CeritadariKamar #Day-1 Dream Note

Ah kak @benzbara_ menantang kami membuat #CeritadariKamar. Baiklah Kak Bara, silakan menyimak.

Dream note
Mimpi. Ah kamu tahu aku sangat menyukai mimpi kan? Pun kamu tahu aku sangat senang menulis. Benda dalam kamar ini memang ku buat sendiri, tapi kau tahu? Dia seperti Ibu yang selalu memarahiku jika aku malas, tidak tidak Ibuku tidak suka marah, maksudku sesuatu yang ku tempel itu seperti memiliki ruh yang membuatku kembali semangat saat aku lengah. Aku menempelkannya di dekat jendela supaya dapat ku baca setiap pagi, ya kamu juga tahu pagi adalah sebuah doa dan harapan, pagi adalah saatnya aku bangun dari mimpiku dan mewujudkannya. Banyak mimpi yang ku tulis.

Aku punya cerita menarik tentangnya. Menarik? Bagiku, mungkin bagimu ini membosankan. Aku baru saja lulus SMK tahun ini dan aku ingin kuliah. Ya, mungkin banyak sekali yang memiliki mimpi yang sama denganku, tapi kamu tahu kan? Anak SMK sering kali kesusahan masuk PTN, ya kamu memang serba tahu. Aku menuliskan mimpi itu di kertas dan ku tempel seperti biasa. Setiap pagi aku membuka jendela dan membacanya, aku berusaha kesana kemari mencari pinjaman buku dari temanku yang sekolah di SMA jurusan IPS. Setelah dapat? Aku malas sekali melihatnya, bertumpuk-tumpuk dan membosankan seperti ceritaku ini. Tapi ketika ku buang pandanganku ke dekat jendela aku kembali semangat, semangatku berpuluh kali lipat dari sebelumnya. Kamu penasaran ya isi dream note ku? Baik, aku beri tahu. Isi dream note itu adalah : Aku sangat ingin kuliah di sebuah PTN di Jogja "LULUS SBMPTN 2013" karena di Jogja aku juga dapat memiliki lebih banyak inspirasi untuk menulis dan bla bla bla.
Dengan membaca dream note itu aku membayangkan betapa indahnya jika aku benar-benar dapat kuliah di Jogja. Jogja? Ya, mungkin ini juga karena ulah penulis--Kak Bara-- itu. Dan kamu tahu? Sekarang mimpiku itu mulai terwujud. Aku masih memiliki banyak dream notes yang lain. Semoga dia mau seperti biasa menghantarkan semangat dari sebuah pagi kepadaku.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

A House

I'm imagining building a not really big yet cozy and very comfortable house where I'm surrounded by love and affection. It's designed to save me from any kind of broken heart. The roof is made of your messy hair and the room where I can take a rest is made of your arms. It's your hug.

Hmmm~

Kita akan saling berpelukan tanpa menuntut apa-apa Jangan selamatkan saya Karena pelukanmu adalah tempat paling aman bahkan saat saya tenggelam Kita akan saling merindu Kamu pasti ingat rasanya itu Kita duduk berjauhan dan mencuri pandang berharap segera saling menggenggam tangan Hingga tiba saatnya kamu tersenyum beberapa senti saja di samping saya Kemudian merrapikan rambut saya yang mungkin kamu gemas karena daritadi berantakan Saya akan tertidur di bangku tempat kita makan siang dan kamu mengusap kepala saya Kamu mengantarkan saya malam harinya dan saya memasang muka tidak rela karena waktu merebut kamu dari saya Tapi kamu mencium kening dan sekali lagi menepuk lembut bahu saya sambil meyakinkan, besok dan besoknya dan besoknya kita bertemu lagi Kamu sangat tenang dan di hari itu dan selanjutnya saya bangga berkata pada teman-teman bahwa sayalah perempuan paling bahagia

~~~

It's been along time since the last time seating in front of someone in a coffee shop talking about books and their author, sharing some similar jokes, planning about going to a concert, flirting each other and doing other couple do like in a romance book. I ordered cappuccino at our first date, he ordered cafe latte. "May I have the sugar?"when he saw I did't pour it to my glass. Since then I knew that I didn't need sugar anymore to make my life sweet. But just now, I feel its bitterness. He had taken all my sugar.