Hujan...
Yang menyenandungkan kisah klasik 2 insan pemeran drama remaja
Melewati celah celah awan sore yang berwarna merah marun
Bukan...
Kerinduan kerinduan yang bertapak di keheningan angin hampir malam
Namun rasa yang hadir saat petir menghujami kesenyapan
Tiba-tiba dia yang dipikirkan menghindar bak senyuman kosong yang datang lalu pergi begitu saja
Ketika melihat yang dicintai tersenyum bersama hembusan hawa kesejukan yang dimilikinya sendiri
Saat rasa rasa yang dipunya tak terucap
Saat hujan turun deras dari kelopak kesunyian
Menggenangi hati yang tiada yang merengkuh
Kemudian tetap diam mengutuki keterlambatan mengungkapkan
Yang menyenandungkan kisah klasik 2 insan pemeran drama remaja
Melewati celah celah awan sore yang berwarna merah marun
Bukan...
Kerinduan kerinduan yang bertapak di keheningan angin hampir malam
Namun rasa yang hadir saat petir menghujami kesenyapan
Tiba-tiba dia yang dipikirkan menghindar bak senyuman kosong yang datang lalu pergi begitu saja
Ketika melihat yang dicintai tersenyum bersama hembusan hawa kesejukan yang dimilikinya sendiri
Saat rasa rasa yang dipunya tak terucap
Saat hujan turun deras dari kelopak kesunyian
Menggenangi hati yang tiada yang merengkuh
Kemudian tetap diam mengutuki keterlambatan mengungkapkan
Komentar
Posting Komentar