Perak-perak yang jatuh pada senja bersisihan
Berantakan, tercecer kemudian menyatu kembali
Mengalir pada parit-parit dengan gemulai
Bersama tenggelamnya matahari di ujung samudra
Aku masih menyandar pada awan pink ufos
Menunggu gerimis-gerimis menipis
Menunggu bangunan tinggi tenggelam di hiruk pikuk lampu merah
Melamar rasi-rasi berbentuk imajinasi
Kadang jalanan seperti memuai
Jarak yang kedinginan
Cahaya yang gelap berpendar
Menjadi beberapa bagian yang mengantarkanku pada dongeng-dongeng malam
Perak-perak yang volumenya membelah diri
Semakin larut dalam alunan gelap
Sedangkan aku masih disini
Mengamati jalan dan jarak yang memuai
Komentar
Posting Komentar